Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

pengganti software windows di linux



WINDOWS>>>>>>>>>>> VS <<<<<<<<<<< LINUX/ UBUNTU
Microsoft Office --------------------------------- OpenOffice
Internet Explorer ------------------------------- Mozilla Firefox
Ms. Outlook ------------------------------------- Evolution Mail
Y!M -------------------------------------------- -- Pidgin Internet Messenger
3D Studio Max----------------------------------- Blender
CorelDraw --------------------------------------- Inkscape
Adobe Photoshop ------------------------------- GIMP,GIMPshop
Macromedia Dreamweaver---------------------Quanta/Composer/NetBeans
Macromedia Flash ------------------------------ KToon
XAMPP------------------------------------------- LAMP
Windows Media Player ------------------------ Totem Movie Player/Rhythmbox/ dll.
Winamp ------------------------------------------ Audacious
Cyberlink Power DVD ------------------------- VLC Media Player/Amarok/ dll.
Nero Burning ROM ----------------------------- GnomeBaker/Bresaro
Guitar Pro --------------------------------------- DGuitar
Windows Movie Maker ------------------------ Pitivi Video Editor
Adobe Reader- ---------------------------------- Document Viewer/Adobe Reader
Download Manager----------------------------- Wget/Multiget
Partition Magic---------------------------------- Gparted
Cain n Abel--------------------------------------- Ettercap/dsniff/ dll.
Netcut--------------------------------------------- TuxCut 3.2
Wireshark---------------------------------------- Wireshark/Ethereal

Tiny Ubuntu

Lama sudah tidak posting di blog ini, kali ini saya mau memposting hasil remasteran saya sendiri dimana saya memberinya nama Tiny Ubuntu. Tiny ubuntu diremaster ulang dari ubuntu mini remix dimana pada awalnya hanya saya gunakan sendiri untuk keadaan darurat, sebagai contoh ketika grub linux saya rusak maka saya menggunakannya jadi saya selalu menyimpannya di flashdisk mengingat ukurannya yang kecil sekitar 180 mb. Tiny ubuntu tidak memiliki tampilan GUI dan hanya menggunakan tampilan CLI dan berjalan live CD/ Live USB.
Anda tidak perlu menginstallnya di laptop / komputer mengingat Tiny Ubuntu di buat hanya untuk keperluan perbaikan.
untuk melihat lebih jauh silahkan mengunjungi website resminya disini. Terima Kasih

Daftar Distro Linux Indonesia

Perkembangan sistem operasi Linux di Indonesia, terutama sejak milenium baru banyak melahirkan distro-distro berbahasa Indonesia, atau setidaknya distro Linux ‘buatan’ komunitas IT Indonesia. Untuk diagram sejarah perkembangan asal-usul distro GNU/Linux Indonesia, bisa dilihat di situsnya Mas Made. Berikut ini daftar distro Linux Indonesia yang sempat dirilis (beberapa link mungkin down):
  1. Trustix Merdeka, merupakan sebuah distribusi Linux untuk desktop dengan mengambil basis Trustix Secure Linux. Dengan penekanan pada security, paket-paket aplikasi yang disertakan di dalam Trustix Merdeka merupakan paket pilihan, dengan auditing yang cukup ketat untuk setiap sumber yang disertakan. Distribusi Made in Indonesia ini bertujuan lebih dari sekedar distro Linux saja. Ditargetkan menjadi jalur komunikasi masyarakat Linux dan IT. Bahasa Indonesia yang digunakan dapat dikatakan sebagai faktor pemersatu. Trustix Merdeka terhenti pengembangannya sejak Maret 2003.
  2. Bijax, adalah sistem Linux sendiri yang dikembangkan pada mulanya berdasarkan linuxfromscratch.

STEP BY STEP MIKROTIK

Sekilas Mikrotik
Mikrotik sekarang ini banyak digunakan oleh ISP, provider hotspot, ataupun oleh pemilik warnet. Mikrotik OS menjadikan computer menjadi router network yang handal yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan tool, baik untuk jaringan kabel maupun wireless.
Dalam tutorial kali ini penulis menyajikan pembahasan dan petunjuk sederhana dan simple dalam mengkonfigurasi mikrotik untuk keperluan-keperluan tertentu dan umum yang biasa dibutuhkan untuk server/router warnet maupun jaringan lainya, konfirugasi tersebut misalnya, untuk NAT server, Bridging, BW manajemen, dan MRTG.
Versi mikrotik yang penulis gunakan untuk tutorial ini adalah MikroTik routeros 2.9.27.
Akses mirotik:

via console

Blankon Linux

BlankOn Linux adalah sebuah distribusi Linux berbasis Ubuntu yang dikembangkan oleh tim pengembang BlankOn Indonesia dengan dukungan dari Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI).

Tujuan

Tujuan pengembangan distro Linux BlankOn adalah menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran, dan pemerintahan. BlankOn dikembangkan dengan dukungan multimedia seperti mp3, vcd, dan dvd. BlankOn didesain dengan tampilan grafis dan tema yang menampilkan ciri khas Indonesia. Pengembangan BlankOn akan terus dilakukan secara terbuka kepada publik. Kegiatan pengembangan ini diharapkan dapat menghasilkan rilis BlankOn satu

Kelebihan dan Kekurangan Linux

Kelebihan Linux

1. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.

2. Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.

3. Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita

Dual OS dengan WUBI dari Linux

Wubi adalah installer Ubuntu untuk Windows yang memungkinkan kita menginstall dan menguninstall Ubuntu dari Desktop Windows. Wubi akan menambahkan pilihan untuk menjalankan Linux Ubuntu pada menu boot Windows. Ubuntu akan diinstall dalam sebuah file pada sistem file Windows, file ini akan dianggap harddisk sebenarnya oleh Ubuntu.

Dalam tutorial kali ini diasumsikan kita telah memiliki file .iso Linux Ubuntu, agar tidak perlu mendownload lagi file iso tersebut karena dapat menghabiskan waktu lama, terlebih jika bandwith yang kita miliki kecil.

Berikut langkah instalasi Wubi :

Tiny Core

     Tiny Core Linux (singkat untuk TCL) minimalis distribusi GNU / Linux, yang bertujuan untuk menyediakan sistem dasar menggunakan BusyBox, FLTK, dan perangkat lunak ringan lainnya. Distribusi ukuran sekitar 10 megabyte, diinstal dalam modus teks. Pengembang terkemuka TCL, Robert Shingledeker (lahir Robert Shingledecker), bekerja dengan komunitas pengguna dan pengembang untuk meningkatkan distribusi dan pengujian kernel 10-megabyte dan ekstensi.

   Dalam TCL digunakan sebagai pengganti dari X kecil X-server, dan uClibc bukannya glibc - untuk menyimpan memori dan mengurangi ukuran distribusi. uClibc ditujukan terutama untuk embedded platform, dimana kendala memori paling ketat. Namun demikian, uClibc menyediakan pengguna dengan sebagian besar fungsi yang disediakan libc.
 

Screenshots :

Sejarah Linux

Linux


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Linux
Tux.svg Tux, penguin, maskot Linux
Keluarga OS: Bertipe Unix
Rilis terbaru
Tipe kernel: Monolitik
Lisensi: GNU General Public License dan lainnya
Status: Aktif
Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.[2]
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer